Selasa, 20 Desember 2011

Mengatasi Dan Dampak Kasus Korupsi Di Indonesia

Nama : Cesar Syasmarushanda
Npm : 21210532
Kelas : 2EB08

Mengatasi Dan Dampak Kasus Korupsi Di Indonesia


Korupsi adalah suatu perbuatan orang-orang yang memperkaya diri mereka dengan cara tidak wajar. Dengan cara menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Sehingga perbuatan ini sangat tidak patut dicontoh bagi penerus negeri ini. Karena ini memberikan dampak yang sangat buruk bagi negeri ini. Banyak sekali pejabat-pejabat di negeri ini yang tersandung kasus korupsi dengan berbagai cara mereka masing-masing. Berikut adalah beberapa dampak akibat kasus korupsi.
1) EKONOMI
Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yang tinggi. Dalam sektor private, korupsi meningkatkan ongkos niaga karena kerugian dari pembayaran ilegal, ongkos manajemen dalam negosiasi dengan pejabat korup, dan risiko pembatalan perjanjian atau karena penyelidikan. Korupsi menimbulkan distorsi (kekacauan) di dalam sektor publik dengan mengalihkan investasi publik ke proyek-proyek masyarakat yang mana sogokan dan upah tersedia lebih banyak. Pejabat mungkin menambah kompleksitas proyek masyarakat untuk menyembunyikan praktek korupsi, yang akhirnya menghasilkan lebih banyak kekacauan.
2) KESEJAHTERAAN
Korupsi politis ada di banyak negara, dan memberikan ancaman besar bagi warga negaranya. Korupsi politis berarti kebijaksanaan pemerintah sering menguntungkan pemberi sogok, bukannya rakyat luas.

3) DEMOKRASI
Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan. Di dalam dunia politik, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan; korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum; dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat.
Korupsi harus kita basmi sekarang juga, karena kalau tidak diberantas saat ini maka akan menambah citra buruk Indonesia. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus mempunyai jiwa kejujuran karena kejujuranlah yang dapat memberantas korupsi. Apabila individual kita tidak ada jiwa kejujuran maka kasus korupsi di negeri ini akan terus meningkat bahkan tidak akan mampu terselesaikan.
Saat ini sudah ada lembaga hukum yang menangani kasus korupsi yaitu KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ). Namun lembaga ini belum maksimal dalam penanganan kasus korupsi yang ada karena masih belum ada yang terungkap masalahnya. Sehingga KPK benar-benar harus bisa memberantas semua kasus korupsi di negeri ini.
Oleh karena ini pemerintah juga harus tegas memberikan hokum terhadap orang yang tersandung kasus korupsi. Kalau perlu berikan hukuman yang berat agar dapat membuat jera orang-orang yang tersandung korupsi. Sehingga yang diluar sana segan untuk melakukan kasus korupsi lagi.
Kita semua berharap masalah yang satu ini benar-benar dapat terselesaikan secepatnya agar hidup di Negara ini dapat tentram dan nyaman tanpa ada masalah yang merugikan masyarakat luas.

0 komentar:

Poskan Komentar